11 Juni 2026

Divisi Bedah Digestif Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin kembali mencatatkan capaian akademik melalui publikasi ilmiah internasional yang dihasilkan oleh trainee bedah digestif. Dua artikel penelitian terbaru yang berfokus pada prediksi respons kemoterapi kanker kolorektal berhasil dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi di bidang onkologi.

Publikasi pertama berjudul “Towards Precision Oncology: A Predictive Nomogram Incorporating DPD and MTHFR for CapeOX Neoadjuvant Chemotherapy in Colorectal Cancer”. Penelitian ini mengembangkan suatu nomogram prediktif berbasis ekspresi gen Dihydropyrimidine Dehydrogenase (DPD) dan Methylenetetrahydrofolate Reductase (MTHFR) untuk memprediksi respons kemoterapi neoadjuvan regimen CapeOX pada pasien kanker kolorektal. Studi prospektif ini menunjukkan bahwa integrasi biomarker molekuler berbasis darah memiliki kemampuan diskriminasi dan kalibrasi yang sangat baik dalam memprediksi respons terapi, sehingga mendukung penerapan konsep precision oncology dalam praktik klinis. Artikel ini dipublikasikan pada Asian Pacific Journal of Cancer Prevention.

Publikasi kedua berjudul “Capacity of Thymidylate Synthase and Dihydropyrimidine Dehydrogenase mRNA Expression to Predict Neoadjuvant Chemotherapy Response of 5-FU Regimen in Advanced Colorectal Cancer: A Cross-Sectional Study”. Penelitian ini mengevaluasi hubungan ekspresi mRNA Thymidylate Synthase (TS) dan DPD terhadap respons klinis kemoterapi berbasis 5-fluorourasil pada kanker kolorektal stadium lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi mRNA DPD memiliki korelasi bermakna dengan respons klinis, sehingga berpotensi menjadi biomarker prediktif dalam pemilihan regimen kemoterapi. Artikel ini dipublikasikan pada Asian Pacific Journal of Cancer Biology.

Kedua publikasi ini melibatkan kolaborasi antara trainee bedah digestif dengan staf pengajar dan peneliti di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin serta RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Capaian ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Divisi Bedah Digestif dalam mendorong penelitian translasi, pengembangan biomarker non-invasif, serta peningkatan kualitas layanan onkologi berbasis bukti ilmiah.

Diharapkan, hasil penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan klinis yang lebih individual dan tepat sasaran bagi pasien kanker kolorektal di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan