Kegiatan pengabdian masyarakat tidak dapat dipisahkan dalam proses pengembangan ilmu dan pendidikan bagi calon dokter subspesialis bedah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat mengutamakan keselamatan pasien dan masyarakat, dalam bentuk penyuluhan (di media cetak, elektronik, dll.), skrining penemuan dini kanker kolorektal, tindakan bedah yang bersifat masal (operasi massal hernia, dll.). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan dengan kerjasama instansi terkait, mengutamakan keselamatan pasien dan masyarakat, serta mendapat izin dari instansi berwenang.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh Program Studi Ilmu Bedah Subspesialis Bedah Digestif FK UH yang berupaya secara optimal untuk berkontribusi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya dalam bidang kesehatan sebagai bentuk kontribusinya pada pembangunan negara Indonesia. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan tinggi pada pasal 45 yang menegaskan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dan harus diarahkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Perencanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat selalu disesuaikan dengan visi dan misi Program Studi Ilmu Bedah Subspesialis Bedah Digestif FK UH dan pelaksanaannya disesuaikan dengan roadmap pengabdian masyarakat yang penyusunannya mengusung dua tujuan utama, yaitu:
- Kegiatan pengabdian masyarakat yang bersifat rutin: memberikan edukasi kepada masyarakat bentuk pelaksanaannya meliputi penyuluhan langsung kepada masyarakat, media edukasi online (webinar) dan penulisan artikel kesehatan sesuai dengan pendalaman/tema keilmuan yang terdapat dalam kurikulum pembelajaran Program Studi Ilmu Bedah Subspesialis Bedah Digestif FK UH.
- Kegiatan pengabdian masyarkat yang bersifat non rutin, yaitu memberikan pelayanan kesehatan pada bidang Ilmu Bedah sesuai (linier) dengan keilmuan Prodi kepada masyarakat yang terdampak bencana.